Jumat, 06 November 2009

DAFTAR ISTILAH AUDIO

Audio Mixer : Suatu alat yang berfungsi sebagai penguat dan penyeimbang dari beberapa sumber suara, menjadi satu keluaran (output) yang memenuhi kriteria untuk menjadi masukan (input) pada alat perekam.

Atmosfer : Suara yang diambil untuk menerangkan suasana keadaan sekitar dari suatu objek.

Bi Directional : Microphone yang mencegah suara dari samping, tapi sangat peka pada arah depan dan belakang.

Bit : Unit paling dasar yang digunakan ddalam sistem digital dari

tingkat suara

Broadcast : Mixer yang ada di broadcast room yang memusatkan perhatiannya pada kualitas audio yang akan direkam atau ditayangkan secara live on air.

Cardioid : Bagian dari Uni Directional, mempunyai pola penerimaan suara satu arah.

Clipping : Sesuatu yang terjadi sewaktu amplitude suara melewati

ambang batasmaksimum. Umumnya suara menjadi pecah.

Clip On : Jenis microphone yang bentuknya kecil, dengan posisi pemakaian mic dipasangkan pada baju atau kostum pengisi acara. Bisa dengan cara dijepitkan ataupun dengan cara ditempel.

Condencer : Jenis microphone yang menggunakan cara kerja dengan condensator.

Compressor : Alat yang digunakan untuk mengatur dynamic range suara.

Decibel : Suatu unit untuk menunjukan keras lemahnya suara.

Diapragm : Komponen inti microphone yang bekerja pada tekanan kelajuan gelombang bunyi.

D.I. Box : Alat yang berfungsi sebagai pendorong alat musik sebelum

masuk ke mixer audio

DV Cam : Kaset yang dipakai oleh VTR.

Dynamic : Jenis microphone mempunyai diaphragm yang kecil, menggunakan prinsip kerja induksi.

Equalizer : Alat untuk menentukan dan mengontrol suara - suara, warna

suara maupun untuk balancing

Feedback : Suara mendengung akibat suara yang dihasilkan masuk

kembali ke sumber suara yang menghasilkan suara tersebut.

FOH : Front Of House yaitu mixer yang ada di depan panggung yang memusatkan perhatiannya pada kualitas audio yang didengar oleh penonton.

Hand Microphone : Yaitu microphone yang digunakan oleh pengisi acara dengan cara dipegang oleh tangan.

Hertz : Suatu unit ukuran untuk frekuensi atau cycles per second.

Hypercardioid : Bagian dari Uni Directional mempunyai pola penerimaan suara satu arah yang lebih sempit lagi dari pola super cardioid.

Input : Masukan.

Microphone : Suatu alat yang mengubah energi suara kepada energi listrik.

Monitor : Mixer yang ada dibelakang atau disamping panggung yang konsentrasinya adalah untuk melayani pembagian suara dan balancing monitor diatas panggung.

Multi effect processor : Alat yang dipergunakan untuk memberikan effect - effect pada suara.

Off - Mike : Perubahan jarak antara microphone yang digunakan dengan

sumber suara sehingga sudut penerimaan tidak tepat, suara yang dihasilkanpun menurun

levelnya.

Omni Directional : Microphone yang dapat menerima suara dari semua arah.

Output : Keluaran.

Pasca Produksi : Tahap penyelesaian yaitu kegiatan finalisasi sebuah produksi

Polar Pattern : Pola arah penerimaan suara dari suatu microphone.

Pra Produksi : Tahap perencanaan untuk menghasilkan sebuah program atau hasil karya sebelum proses produksi berlangsung

Produksi : Tahap melakukan produksi atau pelaksanaan dari sebuah acara.

Ribbon : Jenis microphone yang bekerja menggunakan ribbon foil metal.

Sensitivity : Besar kecilnya energy listrik yang dihasilkan oleh

microphone akibat energy suara yang mengenai membran

microphone.

Shotgun : Jenis microphone yang yang paling terarah. Berbentuk stik dengan sensitivitas yang tinggi.

Stereo : Penempatan data dalam 2 discrete channel.

Super Cardioid : Bagian dari Uni Directional mempunyai pola penerimaan suara satu arah yang lebih sempit lagi dari pola sub cardioid.

Sub Cardioid : Bagian dari Uni Directional mempunyai pola penerimaan suara satu arah yang lebih sempit lagi dari pola cardioid.

Uni Directional : Microphone yang menerima suara hanya dari satu arah saja.

Wired microphone : Microphone yang menggunakan koneksi kabel.

Wirelless microphone : Microphone nirkabel yakni microphone yang koneksinya tidak

menggunakan kabel. Mentransmisikan sinyalnya menggunakan pemancar radio FM kecil yang terhubung kepada receivernya dalam satu sound system.

VTR : Video Tape Recorder yaitu alat yang berfungsi sebagai player dan atau recorder dari DV Cam

12 PRINSIP ANIMASI

Untuk menjadi animator yang baik kita harus mengetahui 12 prinsip dasar animasi….

1) Squash and Stretch ( Menekan dan Melentur)

Squash and stretch bisa membuat benda-benda hidup atau benda mati dibuat seolah-olah hidup, menjadi lebih ekspresif dan “bernyawa”, bergerak dengan lebih realistis.
Misalnya karung beras yang dibuat seolah bisa tertawa geli, malu atau marah.
Atau contoh paling klasik : bouncing ball. Squash ketika berada di tanah, stretch sebelum dan sesudahnya. Stretching walaupun tidak realistis

2) Anticipation (Antisipasi)

Membuat setiap gerakan secara berurutan sehingga dapat dinikmati dan dimengerti oleh penonton. Contohnya bila Donald Duck ingin berlari kencang dia akan mengangkat kaki dahulu untuk mengambil ancang-ancang, lantas berlari.

3) Staging (Penataan Gerak)

Adalah prinsip yang bersifat paling umum karena mencakup banyak area. Misalnya bagaimana mempresentasikan sebuah karakter agar dapat dikenal dengan baik oleh penonton. Termasuk ke dalamnya ekspresi yg ingin ditampilkan, mood yang ingin dibentuk, semua dapat dikomunikasikan dengan baik kepada penonton bila semua dibentuk dalam penataan gerak yang tepat dan jelas. Misalnya Minnie Mouse merupakan karakter yang dibuat gerak-geriknya selalu feminine dalam situasi apapun.



4) Straight Ahead and Pose to Pose
Merupakan dua pendekatan dalam menggambar animasi. Pada metode Straight Ahead, animator akan menggambar secara spontan gambar demi gambar setelah mengetahui story point. Dalam metode pose to pose, animator bekerja lebih terencana - - membuat gambar, gerakan, ukuran - - sedini mungkin, sejak awal sebelum mulai menggambar.

5) Follow Through and Overlapping Action (Gerakan Mengikuti)

Bila suatu karakter dalam sebuah scene berhenti bergerak, dia tidak akan berhenti secara tiba-tiba. Diperlukan penghitungan timing yang tepat. Misalnya saat Goofy yang bertelinga panjang berhenti bergerak (stop ditempat) makan telinganya akan tetap berayun atau bila memakai jubah, jubahnya masih tetap berkelebat disaat berhenti. Inilah yang dimaksud gerakan mengikuti.

6) Slow In and Slow Out
Merupakan pengaturan timing dan staging dalam suatu scene ke scene. Ada gerakan melambatkan di saat memulai sesuatu dan melambat ketika suatu objek di akhir gerakan.

7) Archs (Konstruksi Lengkung)

Merupakan gerakan yg melengkung. Pada dasarnya hampir semua gerakan yg ada bergerak membentuk garis lengkung

8) Secondary Action (Gerakan Pedukung)

Adalah gerakan-gerakan yang mendukung suatu ekspresi atau aksi agar lebih terlihat jelas. Misalkan Seorang yang sedang sedih akan mengusap tangannya keb wajah untuk menghapus air mata. Hal ini juga berkaitan dengan staging (penataaan gerak)

9) Timing
Kita memerlukan timing untuk mengkontrol gerakan animasi, misalnya seberapa cepat mata mengedip atau bola mantul


10) Exaggeration (Melebihkan)

Yang dimaksud dengan “melebih-lebihkan” sesuatu adalah membuat gambar dalam suatu aksi menjadi lebih meyakinkan atau lebih terlihat lucu. Misalnya Mickey yang mengendarai mobil butut, mobilnya berguncang dan berisik, lalu plat nomornya rontok dan pada saat belok bannya meletus.

11) Solid Drawing

Adalah kemampuan menggambar yang baik dan benar. Dalam membuat komposisi gambar secara baik dan terlihat hidup.

12) Appeal (Daya Tarik)

Adalah suatu kualitas dimana orang dapat menikmati suatu gambar yang memikat, desain bagus, komunikatif dan memiliki magnet

Jumat, 30 Oktober 2009



2-set of Professional UHF Clip-On Wireless Microphone System.
Mic Jepit / Clip-on Profesional dengan media frekuensi UHF. Sangat
sesuai untuk Presentasi, Pidato, Acara Sekolah, Demo Produk,
Meeting, Instruksi Aerobik / Dance, dll.








UHF Wireless Microphone System. Terdiri dari 1-set Mic
Clip-On/Jepit (Black Color), 1-set Mic Headset (Skin Color), 1-set
BodyPack Transmitter dan 1-set Unit Receiver. Kini Dengan Paket
Tambahan 1-set Wireless Mic Headset yang Profesional dengan
bentuk ringkas, ringan dan berwarna serasi kulit wajah/skin tone
sehingga pemakaian mic tidak mencolok dan tidak menutupi wajah

MICROPHONE NIRKABEL




Wirelless microphone :
Microphone nirkabel yakni microphone yang koneksinya tidak menggunakan kabel. Mentransmisikan sinyalnya menggunakan pemancar radio FM kecil yang terhubung kepada receivernya dalam satu sound system.

Sabtu, 10 Oktober 2009

1. Handheld mic




1. Hand Held mic

Hand Microphone : Yaitu microphone yang digunakan oleh pengisi acara dengan cara dipegang
oleh tangan.

2. Personal mic





2. Personal mic/clip on
Jenis mikrofone yang bentuknya kecil dengan posisi pemakaian mic dipasangkan pada baju atau kostum pengisi acara. Bisa dengan cara dijepitkan ataupun dengan cara ditempel.

3. Boundary effect mic





3. Boundary effect mic
Boundary mic itu microphone yang bentuknya pipih, biasa diletakkan di lantai untuk menangkap suara2 dialog di panggung. Orang Indonesia nyebutnya 'mic kodok', karena emang nongkrong kaya kodok